Lagu Despacito Dibandingkan Lagu Indonesia

Lagu Despacito Dibandingkan Lagu Indonesia – Siapa yang tidak pernah mendengar lagu Despacito. Semenjak booming setelah dirilis ulang, lagu yang dinyanyikan oleh Luis Fonsi, Daddy Yankee, serta Justin Bieber ini menjadi hits favorit di seluruh dunia. Nuansa Latin yang kental dan vokal penyanyi yang mantap, tidak diragukan lagi membuat lagu ini menjadi hits dengan cepat. Di pusat perbelanjaan, kafe, transportasi umum, dan banyak ruang publik lainnya hampir selalu terdengan lagu Despacito ini mengalun.

 

Indonesia memang terkenal dengan netter nya yang maha tahu. Netter di Indonesia seolah-olah bisa menjelma menjadi apa saja ketika sudah berada di dunia maya, termasuk menjadi kritikus dari lagu Despacito yang tengah booming ini.

despacito vs dangdut indonesia

Netter Indonesia menilai bahwa lirik dari Despacito ini kelewat vulgar, serta video klip nya yang dianggap terlalu dewasa. Netter menganggap lagu ini tidak layak untuk diperdengarkan dan menjadi tabu. Padahal, sebelumnya hampir seluruh lapisan masyarakat berjoget dan menyanyikan lagu ini dengan bebas.

Banyak netter yang mulai membagikan artikel tentang bahaya lagu Despacito karena memiliki arah kepada pornografi. Lirik yang tidak mendidik dianggap netter Indonesia akan mempengaruhi budaya bangsa Indonesia yang dikenal dengan kesantunannya.

Berbicara tentang lirik, apakah kita tidak menengok bagaimana kualitas lirik lagu-lagu di Indonesia, khususnya genre dangdut? Sejak dulu hingga saat ini, sebagian besar video klip serta lirik lagu dangdut yang ada di Indonesia tak pernah ada yang mendidik. Misalnya Cinta Satu Malam. Dalam lagu tersebut terdapat lirik “ cinta satu malam oh indahnya, cinta satu malam buatku melayang, walau satu malam akan selalu kukenang selama-lamanya “. Nah, bagian manakah dari lirik lagu ini yang mengandung makna kesopanan? Ini jelas menunjukkan hubungan satu malam yang juga merupakan hal tabu bagi masyarakat Indonesia.

Bukan hanya Cinta Satu Malam. Lagu lainnya seperti Di Kocok-Kocok, Becekin Adek Bang, Bukan Perawan, bagaimana kita menilai normanya? Judul lagunya pun sudah tidak mendidik sama sekali. Lagu dangdut itupun bisa didengar di seantero kota, di mall, diskotik, bahkan di beberapa acara pesta pribadi. Parahnya, anak-anak Sekolah Dasar justru dapat mengahafal dengan baik lagu-lagu dengan lirik tidak mendidik itu.

Jika ingin mengkritik lagu Despacito, harusnya lebih dulu melihat bagaimana kualitas lirik dari lagu-lagu dangdut yang ada di Indonesia. Tentu banyak lagu dangdut dengan lirik yang baik dan membangun. Namun banyak pula lagu dangdut yang sengaja dibuat porno agar menarik perhatian masyarakat.

Menyadari hal ini, kemanakah kritikus lagu Despacito? Mengapa mereka tidak mengkritik lagu dangdut yang jelas-jelas menampakkan lirik yang tidak sopan? Mengapa celah buruk Despacito ini begitu ditonjolkan disaat lagu-lagu dari negara kita sendiri belum memiliki lirik yang berkualitas?

Jika netter ataupun media ingin mengambil peran aktif dalam mendidik anak bangsa, bersikaplah terbuka. Jangan hanya mengkritisi satu sisi saja. Kritisi juga lagu-lagu dalam negeri yang belum bisa menjadi contoh baik bagi anak-anak. Jangan menumbuhkan mental sebagai bangsa yang mencari kelemahan orang lain tanpa mau mencoba introspeksi diri sendiri. Jika demikian, bangsa kita tidak akan pernah maju karena terlalu sinuk mencari kesalahan orang lain.

Post Author: Pearl Hamilton