Pembagian Era Musik Jazz

Pembagian Era Musik Jazz. Seperti yang sudah diketahui bahwa jazz adalah musik yang lahir dari penggabungan genre blues, ragtim dan juga musik dari Eropa. Beberapa sub genre dari musik jazz adalah Dixieland, bebop, swing, hard bop, cool jazz, jazz fushion, smooth fushion, free jazz dan caf jazz.

Jazz sendiri adalah aliran musik yang berasal dari Amerika, tepatnya New Orleans. Musik jazz banyak menggunakan instrumen gitar, piano, trombon, saksofon dan juga terompet. Salah satu elemen yang paling penting dalam musik jazz adalah adanya sinkopasi. Musik jazz kalau merunut sejarahnya, kata jazz sendiri berasal dari sebuah istilah vulgar yang sering digunakan untuk aksi seksual.

Sebagian irama yang berada di dalam musik jazz seringkali dikaitkan dengan aktivitas di dalam rumah-rumah bordil dan juga perempuan dengan reputasi yang kurang baik. Dalam perjalanannya sendiri, jazz akhirnya menjadi bentukan seni musik yang merefleksikan melodi, komposisi, maupun improvisasi secara spontan. Musik jazz sebenarnya adalah musik yang lumayan rumit, tak mudah memahami musik jazz itu sendiri, sama halnya dengan memahami musik klasik yang membutuhkan kedalaman tersendiri.

Pembagian Era Musik Jazz

Musik jazz harus dirasakan di dalam hati. Louis Armstrong mengatakan, kalau kau menanyakannya, kau tak akan pernah tahu. Maksudnya, kalau makna dari musik jazz tersebut dipertanyakan secara teori, maka tidak akan pernah diketahui secara pasti. Dengarkan saja musik tersebut dan selami makna di dalamnya.

Legenda musik jazz dimulai dari New Orleans dan kemudian berkembang ke sungai Missisipi, pada akhirnya kemudian sampai juga di Chicago. Salah satu legenda musik jazz yang dipercaya adalah pada sekitar tahun 1891.

Seorang pemilik kedai cukur rambut di New Orleans bernama Buddy Bolden meniup cornetnya, terdengar sangat bagus dan unik. Pada saat itulah musik jazz dianggap ada dan dianggap pula sebagai gebrakan baru di dunia musik itu sendiri.

Setengah abad kemudian atau 50 tahun kemudian, musik jazz di Amerika Serikat banyak memberi kontribusi bagi dunia. Sampai di pelajari di Universitas dan akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang sangat diperhitungkan keberadaannya. Musik jazz sebagai seni musik yang populer dengan mudah menyebar ke seluruh lapisan masyrakat Amerika. Pada tahun 1920 sendiri, musik jazz dikenal sebagai Jazz Age.

Lalu kemudian musik tersebut semakin marak dan terkenal di era swing musik pada tahun 1930-an. Puncak dari perjalanan musik jazz sendiri adalah pada tahun 1950-an yang mana musik jazz sudah menjadi musik jazz moderen. Seterusnya sampai saat ini, jazz sudah menjadi kata yang dikenal secara umum oleh masyarakat dan identik dengan sebuah aliran musik tertentu.

Pengaruh dari musik blues sendiri tidak dapat dipisahkan dalam sejarah perkembangan musik jazz ini sendiri. Di tahun awal perkembangannya, musik jazz sangat kental dengan corak blues di dalamnya. Ekspresi dan nada yang memancara dari musik blue sangat sesuai dengan karakter musik jazz. Ada sebuah rahasia untuk menjadi seorang musisi jazz handal. Yakni kemampuan untuk memainkan musik blues menjadi salah satu tolak ukur besar yang membuat seseorang pandai dalam musik jazz.

Pada akhir kesempatan kali ini, dapat disimpulkan bahwa, sejarah dan perkembangan musik jazz sendiri ada beberapa era ataupun fase. Yakni dari fase dixieland dan ragtime di awal-awal, lalu era bigband dan swing pada tahun 1930-1940, era bebop pada pertengahan tahun 1940, latin jazz tahun 1950 sampai dengan 1960-an, fushion jazz tahun 1970-an. Dan sekarang sampailah pada perkembangan terakhir musik jazz yang melahirkan banyak genre antara lain adalah acid jazz, cross musik dan fun jazz.

 

BACA JUGA: Java Jazz Sudah Menjadi Event Musik Jazz Internasional

Post Author: Pearl Hamilton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *