Sejarah Singkat Hari Jazz Internasional

Sejarah Singkat Hari Jazz Internasional. Saat ini beragam momen pasti memiliki hari dan tanggal tertentu sebgaai pemeringatan. Ada hari valentine, hari raya natal, hari paskah, hari pohon dan banyak lagi macam-macam hari lainnya. Hal itu sebagai penghargaan atas momen atau peristia yang ada tersebut. Bahkan hari jazz internasional pun ada. Yakni jatuh pada tanggal 30 April setiap tahunnya.

Lalu bagaimana sejarah hari jazz internsional ini sendiri? Pada awalnya menurut sebuah versi, seorang pianis dan juga musisi jazz terenal bernama Herbie Hancock berusaha sangat keras memperjuangkan tanggal 30 April tersebut sebagai hari jazz internasional. Herbie sendiri didaulat sebagai duta jazz oleh UNESCO mengacu dengan bertepatannya hari terakhir dalam acara bulan apresiasi jazz.

Bahkan di Indonesia sendiri, hari jazz internasional juga pernah diperingati pada tahun 2017 di Batam. Acara tersebut digelar oleh Kemenpar. Kementerian Pariwisata (KEMENPAR) menggelar acara international jazz day 2017 di Batam. Event musik tersebut sekaligus menjadi puncak perayaan hari jazz internasional yang digelar di Indonesia. Tentunya penggemar musik jazz sangat antusias menyambut acara bersejarah ini.

Menariknya bukan hanya musik saja yang menadi fokus pertunjukkan, namun juga ada acara talkshow dan berbagai macam kegiatan asyik lainnya yang masih ada kaitannya dengan aliran musik jazz New Orleans tersebut. Asal musik jazz memang berasal dari New Orleans, Amerika Serikat. Konser musik jazz tersebut diisi oleh musisi kenamaan seperti Sheila Majid, Geliga, Soukma, Asian Rhythm Project, Ikkubaru, Lighcraft dan pemusik lokal setempat.

Musik jazz sendiri adalah musik yang dilahirkan dengan bayang-bayang ras kulit hitam. Ya, musik jazz memang tidak dapat dipisahkan dari sejarah masyarakat kulit hitam Afrika – Amerika. Musik tersebut sangat mewakili ekspresi dan kultur dari masyarakat kulit hitam di Amerika pada waktu itu.

Sejarah Singkat Hari Jazz Internasional

Dalam sejarah musik jazz memang, jazz sering dikaitkan sebagai musik yang mewakili suara kaum-kaum yang terdeskriminasi, contohnya masyarakat kulit hitam itu sendiri. perjalanan panjang dan berliku yang dialami aliran musik jazz membuat aliran musik tersbeut digadang-gadang sebagai musik yang mewakili perdamaian. Hari jazz inernasional pertama kali dirayakan pada tahun 2012.

Tahun tersebut sekaligus menjadi sejarah dalam dunia musik jazz dunia, pasalnya PBB atau perserikatan bangsa-bangsa tersebut akhirnya menggelar rangkaian acara sebagai pemeringatan atas hari jazz internasional. Acara tersebut terselenggara di Paris, Perancis. Tak hanya di kota yang super romantis tesebut, perayaan musik jazz internasional juga diadakan di kota kelahiran musik jazz yakni di New Orleans, Amerika.

Sementara puncak dari acara tersebut digelar seara besar-besaran di markas PBB di New York sana. Pada bulan November 2011 di Paris di Paris, diadakan pertemuan yang membahas mengenai pendidikan, kebudayaan dan juga ilmu pengetahuan. Pada acara itulah tercetus hari jazz internasional yang akan diperingati setiap tanggal 30 April. Lahirnya hari jazz internasional adalah sekaligus sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang musik jazz.

Musik jazz sendiri selain sebagai hiburan juga sebagai sarana komunikasi perdamaian masyarakat. Di dalam musik jazz terkandung pesan-pesan yang dapat membuat pendengarnya tersentuh. Sebab dalam sejarah sendiri, musik jazz adalah musik yang membawa perubahan dan juga perdamaian. Contohnya saja perdamaian dan perubahan yang dialami oleh ras kulit hitam berkata danya musik jazz. Intinya kata kunci dari sejarah musik jazz adalah perubahan itu sendiri. semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca dan dapat memperkaya pengetahuan.

 

BACA JUGA: 5 Musisi Jazz yang Melegenda

Post Author: Pearl Hamilton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *